Akademi Angkatan Laut
DISIPLIN - KEBANGGAAN - KERJA KERAS - KERJA CERDAS

WAGUB AAL BERANGKATKAN TARUNA KORPS MARINIR PENDIDIKAN KOMANDO

Wakil Gubernur Akademi Angkatan Laut (Wagub AAL) Brigjen TNI (Mar) Rudy Andi Hamzah, S.AP., melepas keberangkatan 20 Taruna AAL tingkat III angkatan ke-63 Korps Marinir untuk mengikuti Pendidikan Komando (Dikko) di Lapangan Rinjani AAL Bumimoro, Surabaya, Kamis (13/4). Pada acara tersebut juga hadir Seklem AAL Kolonel Laut (P) Hadi Pranoto, S.Sos, M.Si (Han), dan pejabat Utama AAL.

Gubernur AAL Laksamana Muda TNI Wuspo Lukito, S.E., M.M., dalam sambutan tertulis yang dibacakan Wagub AAL mengatakan, Pendidikan Komando (Dikko) dilaksanakan dengan tujuan untuk memberikan kemampuan dan keterampilan dasar komando kepada Taruna AAL secara perorangan maupun secara kelompok dalam situasi pertempuran aspek darat, laut dan aspek khusus sehingga mempunyai kemampuan dasar komando. Selama kurang lebih 85 hari, 20 Taruna AAL Tingkat III Korps Marinir akan melaksanakan lima tahap latihan yang meliputi tahap dasar komando, komando laut, komando hutan, tahap gerilya lawan gerilya dan tahap lintas medan di Asembagus, Pantai Jangkar, Puslatpur Baluran, Selogiri, Baderan, Cikasur, Bremi, Ranuyoso, Ngepung, Bromo, Purwosari, Pasuruan, dan Surabaya.

Sasaran yang ingin dicapai dalam Lattek Dikko ini agar para Taruna tingkat III Korps Marinir memiliki keterampilan untuk mengatasi berbagai rintangan alam maupun buatan yang idhadapi dalam pertempuran, memiliki kemampuan teknik dan taktik bertempur satuan kecil, di daerah rawa maupun daerah berhutan/gunung, melaksanakan tugas-tugas khusus secara perorangan maupun kelompok dibawah kondisi yang tidak menguntungkan serta memiliki kemampuan dalam menerapkan taktik gerilya maupun lawan gerilya.

Gubernur AAL Laksamana Muda TNI Wuspo Lukito, S.E., M.M., berpesan kepada para Taruna AAL agar dapat mengaplikasikan teori yang sudah didapat di kelas sebagai modal awal untuk melaksanakan latihan ini, terutama dalam hal mengendalikan anak buah dan menyelesaikan berbagai persoalan, khususnya pada situasi medan yang menantang dan cuaca yang berubah-ubah. “Selain itu, pasukan dalam hal ini Marinir, sebagai salah satu komponen dalam SSAT yang memiliki kualifikasi prajurit laut pasukan pendarat, kalian harus profesional. Lima tahap latihan yang direncanakan harus dapat dilaksanakan oleh setiap Taruna Marinir,” tegasnya.

Sebelumnya, Wagub AAL Brigjen TNI (Mar) Rudy Andi Hamzah, S.AP memberikan pembekalan kepada para Taruna yang akan mengikuti Dikko. Menurut Wagub AAL pendidikan komando merupakan suatu kegiatan yang diidam-idamkan dan dibanggakan setiap prajurit.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *