Akademi Angkatan Laut
DISIPLIN - KEBANGGAAN - KERJA KERAS - KERJA CERDAS

Gubernur AAL Laksda TNI Wuspo Lukito, S.E., M.M. TINGKATKAN SEMANGAT NASIONALISME MASYARAKAT

Gubernur Akademi Angkatan Laut (AAL) Laksamana Muda TNI Wuspo Lukito, S.E., M.M., menegaskan bahwa dalam perkembangan saat ini, semangat dan nilai-nilai nasionalisme serta kedisiplinan  bangsa Indonesia lambat laun mulai berkurang dan luntur yang disebabkan oleh pengaruh globalisasi di berbagai bidang kehidupan yang begitu deras masuk ke Indonesia telah merasuk ke dalam masyarakat, khususnya di kalangan remaja, sehingga menyebabkan banyak anak muda kehilangan kepribadian dan jatidiri sebagai bangsa Indonesia.

“Contoh yang konktret dari gejala tersebut adalah dari sikap dan penampilan anak muda sekarang yang cenderung apatis terhadap budaya bangsa sendiri serta lebih suka meniru budaya barat, menurunnya sikap sopan santun, kedisiplinan serta menurunnya kepedulian terhadap lingkungan” tegas Gubernur AAL dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Departemen Kepemimpinan AAL Kolonel Marinir Binsar P. Nainggolan, S.E., pada upacara pembukaan Pelatihan Kedisiplinan SISWA sma Negeri 6 Surabaya, Selasa (18/4) di lapangan Arafuru AAL Bumimoro, Surabaya.

Sudah jadi tugas kita semua sebagai anak bangsa untuk meningkatkan kembali semangat nasionalisme masyarakat Indonesia, sehingga mereka tidak lupa dengan jatidiri sebagai bangsa Indonesia dan tidak terjerumus ke dalam kegiatan yang mengarah pada tindakan negatif. Dengan memiliki semangat nasionalisme yang tinggi merupakan modal dasar bagi generasi muda Indonesia dalam menghadapi berbagai ancaman di era globalisasi. Tanpa adanya kesadaran nasionalisme, maka akan timbul perpecahan dan disintegrasi bangsa Indonesia serta membuka peluang bangsa lain untuk melakukan intervensi atau bahkan menjajah kembali.

“Tanpa adanya semangat nasionalisme dan kedisiplinan yang tinggi, maka akan timbul perpecahan dan disintegrasi bangsa Indonesia serta membuka peluang bangsa lain untuk melakukan intervensi atau bahkan menjajah kembali bangsa kita. Solusi terbaik yang dapat kita lakukan untuk keluar dari masalah ini adalah kita harus bangkit dengan semangat disiplin dan nasionalisme yang sejati,” tegas Laksda TNI Wuspo Lukito, S.E., M.M.

Program pelatihan kedisiplinan diselenggarakan dengan tujuan untuk menanamkan rasa cinta tanah air, bangsa sebagai warga negara Indonesia, dan meningkatkan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Kegiatan ini diikuti 308 siswi

dengan melibatkan pelatih 10 orang, pembimbing 4 orang, dan pendukung 8 orang. Materi yang diberikan di antaranya Pancasila, Kewarganegaraan, Pendidikan Agama, Neuro Associative Conditioning (NAC), Peraturan Penghormatan Militer (PPM) dan Peraturan Baris Berbaris (PBB), Outbond, olah raga, dan pembelajaran ke Museum Loka Jala Crana AAL, termasuk kemaritiman terkandung di dalamnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *