Akademi Angkatan Laut
DISIPLIN - KEBANGGAAN - KERJA KERAS - KERJA CERDAS

GUBERNUR AAL BERIKAN ARAHAN TARUNA TK II JELANG LATTEK JALASESYA

Gubernur Akademi Angkatan Laut (Gubernur AAL) Laksamana Muda TNI Wuspo Lukito, S.E., M.M., memberikan pengarahan kepada 104 Taruna/Taruni AAL Tingkat II angkatan ke-65 yang akan berangkat melaksanakan latihan dan praktek pelayaran Jalasesya di auditorium Mandalika, Akademi Angkatan Laut, Bumimoro, Surabaya, Selasa (5/12).

Gubernur AAL Laksda TNI Wuspo Lukito, S.E., M.M., dalam arahannya menekankan kepada para Taruna/Taruni serta pelatih agar senantiasa memperhatikan faktor keamanan personel dan material dalam setiap kegiatan dan memeriksa seluruh kelengkapan peralatan dan kebutuhan selama pelayaran. Gubernur AAL juga mengatakan pada pelayaran ini para Taruna dihadapkan pada kondisi nyata di kapal perang dan diharapkan sebagai bekal pengalaman dalam penugasan pada masa yang akan datang.

Lattek Jalasesya merupakan pelayaran bagi Taruna AAL Tingkat II yang bertujuan untuk mengaplikasikan pengetahuan navigasi dasar, kebaharian, keselamatan jiwa di laut, pengenalan kapal, tugas-tugas Danton/Danru serta pengenalan embarkasi/debarkasi di kapal.

 Pelepasan Satlat Jalasesya Taruna AAL

Keberangkatan Satuan Latihan (Satlat) Jalasesya Taruna AAL Tingkat II angkatan ke-65 dilepas secara resmi oleh Direktur Pendidikan Akademi Angkatan Laut (Dirdik AAL) Kolonel Laut (P) Octavianus Budi Susanto, S.H., M.Si. dengan upacara militer di lapangan Mako Resimen AAL, Bumimoro, Surabaya, Rabu (6/12). Upacara pelepasan Lattek Jalasesya Taruna ditandai dengan penyematan tanda latihan oleh Dirdik AAL kepada perwakilan Pelatih dan Taruna AAL.

Pada upacara pelepasan Lattek ini Dirdik AAL membacakan amanat Gubernur AAL Laksamana Muda TNI Wuspo Lukito, S.E., M.M. Dalam amanatnya Gubernur AAL mengatakan sasaran yang ingin dicapai dalam pelayaran ini adalah agar para Taruna AAL Tingkat II mengetahui kegiatan-kegiatan bernavigasi dalam pelayaran, kehidupan dinas dalam kapal saat sandar dan berlayar serta mengetahui dan memahami peran, fungsi dan tanggung jawab tiap-tiap departemen di kapal.

Selain itu, kata Gubernur AAL, pelayaran Jalasesya ini juga sekaligus sebagai media promosi di daerah-daerah yang disinggahi untuk menunjukkan kepada masyarakat dan putra daerah setempat tentang keberadaan TNI AL khususnya Akademi Angkatan Laut yang senantiasa berperan aktif dalam menyelenggarakan pendidikan bagi Calon Perwira TNI AL di masa mendatang, sehingga diharapkan memberikan kesan positif kepada putra/putri daerah untuk turut serta menjadi Taruna/Taruni AAL.

Sesuai rencana Lattek Jalasesya ini dilaksanakan selama 12 hari mulai tanggal 6 hingga 19 Desember 2017 dengan rute pelayaran Surabaya – Toli-Toli (Sulawesi Tengah) – Kota Baru (Kalimantan Selatan) – kembali ke Surabaya dengan menggunakan KRI Teluk Mandar-514 Koarmatim.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *