Akademi Angkatan Laut
DISIPLIN - KEBANGGAAN - KERJA KERAS - KERJA CERDAS

WAGUB AAL TINJAU LATTEK DIKKO TARUNA MARINIR DI KARANGTEKOK

Wakil Gubernur Akademi Angkatan Laut (Wagub AAL) Brigadir Jenderal TNI (Mar) Suhono meninjau secara langsung pelaksanaan Pendidikan Komando (Dikko) Taruna AAL Tingkat III Korps Marinir Angkatan ke-64 di Puslatpur Marinir Karangtekok, Situbondo, Kamis (21/12). Dalam peninjauan Lattek selama dua hari ini, Wagub AAL didampingi Dirdik AAL Kolonel Laut (P) Octavianus Budi Susanto, S.H., M.Si. dan Dirpers AAL Kolonel Marinir Suharto serta pejabat terkait lainnya.

Dalam peninjauan ini Wagub AAL ingin megetahui kondisi di lapangan mengenai tempat latihan, sarana dan prasarana latihan secara langsung. Disamping itu juga untuk memastikan dan mengecek kondisi fisik 24 Taruna Marinir yang tengah mengikuti Lattek Dikko gabungan bersama dengan siswa Bintara dan Tamtama Korps Marinir dari Kodiklatal. Di Puslatpurmar Karangtekok ini,  Taruna Marinir melaksanakan latihan Tahap Dasar Komando dan Tahap Komando Laut. Setelah itu mereka akan melanjutkan latihan Tahap Komando Hutan, Tahap Gerilya Lawan Gerilya dan Tahap Lintas Medan di daerah latihan Banyuwangi, Lumajang, Probolinggo,  Pasuruhan dan Surabaya.

Dalam kesempatan itu Wagub AAL dan rombongan menyaksikan pelaksanaan latihan dopper, dimana para Taruna merayap dengan ditembaki menggunakan peluru tajam di kanan kirinya yang berupa parit. Selain dopper, keterampilan melempar pisau dan bela diri militer ditunjukkan para Taruna dihadapan pejabat utama AAL ini. Wagub AAL memberikan pengarahan kepada Taruna Marinir agar senantiasa menjaga kekompakan dan jiwa korsa, menjaga kedisiplinan dan loyalitas kepada pelatih yang sudah profesional serta bersemangat menjalani seluruh materi latihan, sehingga dapat meraih nilai terbaik. Pada saat menempuh Pendidikan Komando Marinir kala itu, Wagub AAL Brigjen TNI (Mar) Suhono berhasil mendapatkan nilai terbaik ketiga. Suatu prestasi yang sangat membanggakan dimana berhasil menyelesaikan pendidikan komando yang sangat berat dengan medan latihan penuh resiko tinggi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *